FENOMENA TURUNAN

16 Nov

bila kita ikuti secara rutin, perkembangan cara cara berternak perkutut di tanah air selalu mengalami hal sama dari waktu ke waktu. Kita masih mengingat dengan jelas, bagaimana bibit dari import sangat mendominasi indukan indukan di tanah air, seperti VP Pharoh V, PS sampai awal awal tahun 2000 yg sangat fenomenal TL 4B, dan yang terjadi pada saat ini kembali lagi beberapa farm di bangkok dan thailand selatan kembali mendominasi hampir diseluruh peternak indonesia. hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar. Mengapa dipertanyakan, coba kita lihat kebelakang, soal irama sdh pernah kita dapatkan dari VP dan PS, soal volume kita peroleh dari TL 4B, soal ujung jangan dibicarakan, karena ujung panjang sudah ada sejak jaman nenek moyang, coba kita lihat pakem perkutut, jelas disitu disebutkan ujung panjang, artinya para pembuat pakem sudah mendengar langsung ujung panjang seperti yang diagung agungkan saat ini.
Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan, “ketekunan” tidak dimiliki para peternak indonesia, dominasi bisnis lah yg membawa dampak rupiah terus mengalir ke negeri seberang.
Jika kita tengok keberhasilan peternak peternak negeri seberang, ada dua hal yang mereka lakukan “bisnis” dan “kecintaan” atas burung perkutut, yang pada ujungnya kombinasi kedua hal tersebutlah yang melahirkan ketekunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: